Prefektur Tottori, yang berbatasan dengan Laut Jepang dan menampung bukit pasir yang megah, mungkin tampak seperti tanah di mana alam yang tenang seolah-olah membeku dalam waktu. Namun, ketika sudut pandang diubah, dan wilayah ini dipandang sebagai tempat pengumpulan informasi (data hub), pemandangan yang sama sekali berbeda akan muncul. Tottori adalah ruang informasi yang sangat berlapis, terus menciptakan nilai baru melalui perpaduan kompleks antara data statistik industri primer tradisional, catatan sosial demografi, dan simbol budaya seperti animasi.
Tottori akan terus memberikan kebijaksanaan dan kejutan baru kepada dunia
Mari kita definisikan Prefektur Tottori bukan hanya sebagai entitas pemerintahan daerah, tetapi sebagai ‘pusat pengetahuan’ di mana alam, budaya, dan data menyatu. Mari kita uraikan kisah multidimensi yang dimiliki wilayah ini, mulai dari setiap butir pasir yang terbawa angin dari bukit pasir hingga data sensor pertanian pintar yang semakin terdigitalisasi.

